Suarapesisirnusantara.com |Bengkalis – Perjalanan menuju wilayah pesisir Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, bukan sekadar perjalanan melintasi laut. Di balik akses yang terbatas, terdapat masyarakat yang setiap hari berhadapan dengan persoalan abrasi, keterbatasan fasilitas hingga tantangan ekonomi nelayan.
Kondisi itu menjadi salah satu sasaran Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau yang menyambangi Kecamatan Bantan, Sabtu (8/8/2026). Tim datang membawa sejumlah program sekaligus, mulai dari menyapa masyarakat, nelayan, berdialog dengan warga pesisir hingga aksi menjaga kawasan pesisir.
Perjalanan ekspedisi tersebut melibatkan Polsek Bantan bersama pihak Kecamatan, TNI AL beserta rombongan, dan juga perwakilan dari Babinsa Bantan.
Kapolsek Bantan Iskandar bersama jajaran memimpin rombongan mengatakan, perjalanan ke wilayah 3T tersebut bukan sekadar agenda simbolis. Menurutnya, ekspedisi menjadi kesempatan bagi jajaran kepolisian untuk melihat langsung kondisi masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan.
“Ekspedisi ini bukan hanya perjalanan membawa Merah Putih. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan persoalan yang mereka hadapi dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara langsung,” ujar Kapolsek.

Sementara satu unit motor laut milik nelayan digunakan untuk membantu mobilitas rombongan dalam menyisir laut pesisir wilayah Selat Baru sebagai wilayah 3T.
Iskandar Kapolsek Bantan mengatakan, berbagai persoalan yang ditemui di Pulau Bengkalis menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi.
“Bisa kita melihat di Pulau Bengkalis ini persoalannya saling berkaitan, mulai dari ekonomi nelayan, abrasi, lingkungan hingga akses pelayanan. Karena itu, kehadiran Polri harus mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata,” katanya.
Bagi Iskandar Sebagai Kapolsek Kecamatan Bantan kedekatan dengan masyarakat pesisir juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan di wilayah kepulauan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau dalam menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia. Ekspedisi diarahkan untuk menjangkau wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) dengan membawa misi kebangsaan, pelayanan sosial, kesehatan, pelestarian lingkungan serta pemberdayaan masyarakat.
Program tersebut juga menjadi bagian dari implementasi Green Policing yang digagas Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan. Konsep tersebut menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan kawasan strategis Selat Malaka itu, Merah Putih kembali dibawa lebih dekat kepada masyarakat Menyisir laut , masuk ke kampung-kampung dan menyentuh kehidupan warga di salah satu teras terdepan NKRI.
Sumber : Tim
Editor : Media 3K3grup/AR

















